Menu Close

Dua Mahasiswa FK UHAMKA Wakili Indonesia di 22nd FIMA CAMP 2024: Ajang International Pengembangan Kompetensi

Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) berhasil mengirimkan dua delegasinya untuk menghadiri kegiatan 22nd International Camp For Medical Students yang berlangsung di Karanganyar, Jawa Tengah. Delegasi terdiri dari Salsabila Putri Rahmadina dan Najwa Nabila Nugraha. Acara bergengsi ini mengusung tema “Towards Integrated and Balanced Competency of Life: Navigating Ethics, Culture, and Career”, diselenggarakan oleh FIMA (Federation of Islamic Medical Association). Acara ini juga disponsori  oleh Islamic Medical Association in Kingdom of Saudi Arabia (IMAKSA) dan The World Assembly of Muslim Youth (WAMY) yang berkolaborasi bersama Indonesia Islamic Medical Association (IIMA), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Kegiatan berlangsung selama 6 hari pada pada 9 November hingga 14 November 2024. Terdapat 11 negara yang berpartisipasi dalam kegiatan FIMA Camp 2024.

Kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembelajaran langsung yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi medis, tetapi juga pada pengembangan keterampilan kepemimpinan, komunikasi, dan pemahaman lintas budaya. Acara ini menjadi peluang berharga bagi mahasiswa kedokteran muslim dari berbagai negara untuk saling berbagi pengalaman, memperluas wawasan, dan mempererat solidaritas global. Selain itu, FIMA Camp juga bertujuan memperkuat sinergi antar anggota Federation of Islamic Medical Associations (FIMA) serta membangun jejaring profesional yang bermanfaat di masa depan. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai etika, budaya, dan profesionalisme, kegiatan ini diharapkan melahirkan dokter-dokter masa depan yang kompeten dan berintegritas tinggi.

Peserta FIMA Camp mendapatkan pengalaman berharga melalui berbagai kegiatan, seperti seminar dan presentasi yang membahas isu global di bidang kesehatan dengan pendekatan Islami, diskusi panel yang berfokus pada penguatan keterampilan kepemimpinan, pengambilan keputusan berbasis etika, dan adaptasi budaya dalam praktik medis, pengabdian masyarakat yang mana memberikan layanan kesehatan langsung kepada komunitas lokal serta menjadi wadah untuk memahami kebutuhan nyata masyarakat, dan tadabbur alam untuk memperkuat kesadaran spiritual dan meningkatkan apresiasi terhadap penciptaan Allah SWT.

Acara FIMA Camp 2024 meninggalkan kesan mendalam bagi para pesertanya. Najwa Nabila Nugraha, salah satu delegasi dari FK UHAMKA, mengungkapkan pengalamannya, “Menjadi delegasi yang mewakili institusi sekaligus Indonesia pada FIMA Camp 2024 merupakan kesempatan yang luar biasa yang saya dapatkan, saya banyak belajar dan mendapat banyak hal bukan hanya ilmu yang bermanfaat terutama untuk pengembangan softskill namun kenangan dan teman teman dari berbagai belahan dunia juga saya dapatkan di sana. Dari FIMA camp saya tahu bahwasanya ukhuwah islamiah benar adanya, kekeluargaan yang terbentuk serta keseharian yang diatur sebegitu indahnya berdasarkan Sunnah dan Al-qur’an memberikan kenyamanan dan kesan baru.” Dengan semangat kolaborasi dan pembelajaran, kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkaya pengalaman akademik dan profesional para delegasi, tetapi juga mempererat hubungan lintas negara berbasis nilai-nilai keislaman. Keikutsertaan ini menjadi langkah awal yang penuh harapan untuk melahirkan generasi dokter yang berintegritas, kompeten, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia kesehatan, baik di tingkat nasional maupun global.

7 Comments

  1. Arief Mulyanto

    Sangat bagus ilmu kedokteran yang religi dibarengi dengan kemampuan leadership, membangun jaringan, kepedulian lingkungan, ketrampilan berkomunikasi ditanamkan sejak awal semoga menjadi dokter2 yg benar-benar profesional untuk memajukan umat.

Leave a Reply to Erita Fitriani Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *